Bagi kaum hawa, sangat menyukai dengan membeli sebuah cindera mata atau oleh-oleh khas dari sebuah kota, daerah, atau bahkan sebuah negara. Sudah menjadi hal yang lumrah jika kaum hawa khususnya ibu-ibu sangat menyukai dan sering mencari diskon dan barang-barang yang murah nan unik untuk dijadikan sebuah oleh-oleh jika telah mengunjungi tempat tersebut. Tidak peduli jika dari golongan kelas menengah keatas maupun kelas menengah kebawah, yang pasti ingin yang murah meriah ketika berbelanja mencarikan oleh-oleh di Tanah Suci Mekkah maupun di Madinah.

Berikut ini tempat berbelanja yang murmer alias murah meriah untuk mencari oleh-oleh kelurga kita Tanah Air tercinta, simak berikut ini :

1.Pasar Kurma Madinah

Jika ingin berbelanja busana atau peralatan elektronik, sebaiknya jangan berbelanja di Madinah karena harga yang ditawarkan termasuk mahal. Akan tetapi, jika mencari kurma, Madinah-lah tempat yang tepat. Di Pasar Kurma Madinah dijual berbagai jenis kurma yang harganya bervariasi, mulai dari 30 riyal sampai 90 riyal. Selain kurma, dijual pula berbagai olahan berbahan dasar kurma seperti biskuit. Pasar Kurma Madinah terletak sekitar 60 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi. Pasar ini dibuka sejak pukul 07.00 hingga 23.00 waktu setempat pada musim haji.

2.Pusat perbelanjaan Bin Dawood

Pusat perbelanjaan ini terletak di daerah Aziziyah, Misfalah, Sulaymaniyah, dan Ajyad. Berbagai barang dan kebutuhan dijual di tempat tersebut dengan harga yang bersaing. Seperti halnya di supermarket di Indonesia, diskon menarik bisa didapatkan di tempat belanja ini apabila Anda membeli barang dalam jumlah besar. Jika satu potong gamis yang dijual di toko-toko busana di sekitar Masjidil Haram dibanderol dengan harga 40 riyal, Anda dapat membeli satu kodi (20 potong) baju yang sama di Bin Dawood dengan harga 20 riyal per potong.

3.Balad

Salah satu kawasan yang bisa menjadi surga bagi pebelanja adalah Balad. Selain memiliki pusat perbelanjaan kelas tinggi yang menawarkan produk terbaru dari merek fashion ternama Milandan Paris, kawasan kotatua di Jeddah ini juga dipadati pedagang tradisional dan pasar terbuka yang menawarkan aneka produk fesyen dan souvenir dengan harga relatif murah.

Pada malam hari, pusat perbelanjaan ini padat oleh pengunjung. Kepadatan pusat perbelanjaan yang terletak di daerah Corniche ini memuncak selama musim haji, karena jamaah haji biasanya menyempatkan diri mampir ke Jeddah untuk membeli buah tangan. Karpet, abaya, aneka merk minyak wangi dengan kemasan unik, tasbih, sajadah, jam tangan, aneka produk kulit, kerudung, pasmina, hingga celak mata dan hena bisa dibeli di pusat perbelanjaan yang setiap waktu shalat tiba ditutup beberapa saat ini. Sebagian besar barang yang dijual di pasar ini diimpor dari negara lain seperti India,Pakistan,Bangladesh, dan tentu saja, Cina. Hampir semua produk suvenir yang dijual di pasar Balad, termasuk tasbih dan kaligrafi, merupakan barang impor dari Cina. Barang-barang impor dari Cina ini rata-rata dijual grosiran dan harganya sangat murah. Harga satuan tasbih batu aneka warna hanya 1 riyal dan harga satuan aneka dompet kulit hanya antara 10 hingga 15 riyal.

Di Balad, harga jual setiap produk sangat bervariasi sesuai dengan kualitasnya dan bisa ditawar. Sebagian pedagang juga bisa berbahasa Indonesia meski terbatas pada angka-angka sehingga pengunjung asal Indonesia yang tidak bisa berbahasa Arab tetap bisa melakukan tawar menawar harga. Di antara toko-toko di Balad, Toko Ali Murah merupakan toko yang paling banyak didatangi jamaah haji Indonesia. Meski namanya Ali Murah, namun harga barang yang dijual di toko ini sebenarnya relatif lebih mahal dibandingkan harga barang di toko yang lain. Jamaah haji Indonesia rata-rata lebih memilih berbelanja di toko ini karena transaksi bisa dilakukan dengan bahasa Indonesia dan pembayaran dapat dilakukan dengan Rupiah. Semua pelayan di toko ini orang Indonesia, si empunya toko pun fasih berbahasa Indonesia.

4.Tahlia street

Tahlia Street berada di tengah Kota Jeddah. Anda dapat berbelanja di pusat perbelanjaan dan butik yang menjual produk-produk fashion ternama dunia seperti Prada, Gucci, dan Giorgio Armani. Harganya tentu ratusan hingga ribuan riyal per item. Kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern terbesar di Arab Saudi.

5.Falestin street

Jika Anda ingin berbelanja produk elektronik, Falestin Street tempatnya. Di kanan kiri jalan ini berjajar toko-toko yang menjual aneka merk telepon genggam, kamera, MP3, MP4, MP5 dan komputer jinjing beserta aksesorisnya. Harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan harga barang elektronik di tanah air. Selisih harganya berkisar antara puluhan ribu rupiah hingga Rp1 juta.

6.Pasar Zakfariah

Pasar “borong” atau Pasar Zakfariah terletak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Pasar tradisional ini menjual berbagai keperluan ibadah, termasuk perhiasan emas, jam tangan, dan barang-barang elektronik berupa telepon genggam. Para pedagangnya rata-rata dapat menggunakan bahasa Indonesia walaupun dengan logat Arab. Tawar-menawar juga lazim dilakukan di pasar yang tepat waktu sholat langsung tutup dan digelar karpet untuk alas sholat di lorong-lorong jalan pasar itu. Pasar Zakfariah disebut juga sebagai pasar `borong` karena para pembeli yang umumnya jamaah haji banyak yang berbelanja dengan memborong barang sebagai oleh-oleh dan harganya umumnya relatif di bawah harga eceran di pasar lainnya.

Nah itu tadi 6 tempat belanja yang wajib dikunjungi jika berada di Tanah Suci Mekkah dan Madinah, tapi ingat belanja nya pada waktu habis ibadah saja ya ibu-ibu hehehe agar tidak mengganggu ibadah waktu disana. Dan untuk para bapak-bapak harus wajib sabar dan membawa uang untuk istri tercinta jika berada disana yaahh hehehe^^