JEDDAH — Jamaah haji yang dijadwalkan pulang pada gelombang satu mulai tiba di Bandara King Abdulaziz Jeddah untuk diberangkatkan ke Tanah Air. Jamaah-jamaah awal rombongan tersebut tiba di Jeddah sejak Senin (27/8) dini hari.

Yang pertama tiba di Bandara Jeddah adalah rombongan Kloter 1 Debarkasi Palembang. Meski jadwal keberangkatan baru sekitar pukul 08.15, mereka sudah tiba di bandara sekitar pukul 02.00 dini hari. Sebanyak 440 jamaah dan lima petugas imut serta dalam rombongan tersebut.

Tak lama setelah bus rombongan itu datang, menyusul kemudian bus rombongan Kloter 1 Debarkasi Jakarta-Bekasi yang membawa 410 jamaah dan petugas. Kloter 1 Debarkasi Surabaya (450 jamaah dan petugas) serta rombongan Kloter 1 Jakarta-Pondok Gede (390 jamaah dan penumpang) juga datang dalam selang satu jam.

Di bandara, para jamaah diistirahatkan di plaza Bandara Jeddah sembari diimbau kesiapan dokumen keimigrasiannya. Rombongan dari Palembang, Jakarta, dan Surabaya itu kemudian dibariskan masuk ke dalam gate nyaris berbarengan sejak pukul 05.30 waktu setempat.

Saat dibariskan ke gerbang keberangkatan, bawaan jamaah diperiksa kembali. Masih banyak jamaah nampak membawa bawaan tambahan selain koper jinjing yang diperbolehkan. Barang-barang dalam tas kresek tambahan tersebut terpaksa dibongkar petugas Saudi Arabia Airlines, maskapai kloter-kloter awal tersebut. Barang penting diminta dimasukkan dalam koper jinjing atau ditenteng jamaah, yang tak penting ditinggalkan.

“Alhamdulillah, puas hajinya. Tahun ini jauh lebih baik dari pertama kali saya berangkat,” kata Asep Amin (60 tahun), seorang jamaah di Kloter 2 Jakarta Bekasi. Ia mengatakan, akan merindukan Tanah Suci dan berencana kembali jika ada kesempatan.

Sedangkan Ila (23 tahun), jamaah asal Situbondo yang tergabung dengan Kloter 1 Surabaya mengatakan senang sudah berhaji tapi juga sudah tak sabar pulang ke Tanah Air. “Suami saya ndak ikut (ke Tanah Suci) padahal saya baru dua bulan menikah,” kata dia sembari tertawa.