Jakarta Kaum Adam yang tengah berupaya untuk punya keturunan, pertimbangkan untuk rajin-rajin mengonsumsi makanan mengandung protein, salah satunya seperti burger.

Pasalnya, asupan protein yang rendah memengaruhi kualitas sperma yang berujung pada kesehatan anak yang dihasilkan. Hal itu terungkap dalam penelitian awal yang dilakukan oleh University of Nottingham, Inggris dan dirilis minggu ini, melansir laman NY Post, Senin (3/9/2018).

Studi tersebut meneliti tikus jantan yang diberi asupan protein yang berjumlah rendah. Hasilnya, tikus-tikus jantan itu menghasilkan anak tikus yang kelebihan berat badan dengan kadar intoleran glukosa tinggi. Kesimpulannya, malnutrisi yang disengaja yang memengaruhi gen menjadi alasan kondisi tersebut.

“Riset kami menggunakan tikus menunjukkan bahwa pada masa pembuahan, asupan makanan serta kesehatan ayah memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan metabolisme anak dalam jangka panjang,” ujar penulis studi Adam Watkins.

“Studi kami tak hanya mengidentifikasi dampak dari pola makan buruk pada ayah terhadap kesehatan anak-anaknya, melainkan juga mulai menyibak bagaimana efek tersebut terus berlangsung,” jelasnya.