MADINAH – Para jamaah terus diingatkan untuk tidak menggunakan jaring pada koper bawaannya. Karena pihak Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah dan maskapai penerbangan sudah melarang dan memperingatkan hal itu kepada seluruh jamaah.

Hal itu diungkapkan Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Endang Jumali ketika dimintai komentarnya terkait masih adanya koper jamaah yang memakai jaring dengan alasan keamanan.

“Mereka beralasan keamanan, padahal sudah selalu kami ingatkan melalui petugas haji dan kloternya soal jaring itu. Itu aturan penting dari bandara untuk keselamatan penerbangan,” ucap Endang Jumali di Madinah.

Diketahui, kepulangan jamaah gelombang II mulai berlangsung Minggu (09/09) dini hari waktu Arab Saudi (WAS) dari Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah. Pada hari pertama penerbangan ini ada sebanyak 5.889 jamaah dari 17 kloter diterbangkan ke ke Tanah Air.

Sementara itu, Kepala (Daker) Madinah, Muhammad Khanif mengatakan, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi jamaah haji saat kepulangan. Salah satunya terkait jaring koper.

“Memang jaring ini dilarang oleh pihak penerbangan karena menyulitkan ketika pihak penerbangan menemukan barang yang harus dikeluarkan dari koper,” ujar Khanif di Madinah.

Hal itu terkait, masih adanya koper jamaah haji rombongan kloter 30 dari Embarkasi Jakarta, misalnya yang memakai jaring. Petugas haji sudah berkali-kali menyampaikan bahwa koper tidak boleh dililit dengan tali jaring.