JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi akan mempermudah akses jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci Makah, dengan kepengurusan dokumen perjalanan cukup di Indonesia saja.

Menurut Pejabat Keimigrasian Arab Saudi Jenderal Sulaiman Ali Yahya, pihaknya memiliki program baru, Makkah Route bagi para jamaah haji yang ingin beribadah.

“Makkah Route merupakan program Visi 2030. Jadj semua prosedur kedatangan atau keimigrasian, seperti biometrik, sidik jari dan lainnya dilakukan di Indonesia,” katanya, di Bandara Soetta, Kamis (19/7/2018).

Sehingga, ketika jamaah Indonesia tiba di Arab Saudi, mereka tidak perlu lagi mengurus dokumennya dan bisa langsung melewati jalur ke Jeddah dan Madinah.

“Melalui program ini, para jamaah tidak perlu lagi mengantre. Tetapi bisa langsung ke bus dan menuju tempat pemondokan masing-masing, di mana barang-barang bawaannya juga dibawakan,” paparnya.

Dijelaskan dia, program ini tidak hanya berlaku di Indonesia. Tetapi juga di seluruh dunia. Terutama di negara-negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.

“Ini merupakan inisiatif Pemerintah Arab Saudi terkait dengan memberikan kemudahan jamaah haji kepada jemaah seluruh dunia. Alhamdulillah program ini berjalan dengan lancar,” sambungnya.

Program ini mulai diterapkan pada jamaah haji kloter pertama dan seterusnya yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.