Masjid Quba meruapakan masjid yang pertama dibangun Rasulullah. Masjid Quba dibangun di awal peradaban Islam yaitu pada 8 Rabiul Awal pada 1 Hijriyah, tepatnya pada tahun pertama hijrahnya Rasulullah dan para sahabat dari Mekah ke Madinah.

Dalam sejarah Islam dikenal sosok Sayyidina Ammar ra. Sosok ini merupakan tokoh yang berperan penting dalam pembangunan Masjid Quba. Ketika Rasulullah hijrah dari Mekkah ke Madinah, Sayyidina Ammar mengusulkan untuk membangun bangunan yang digunakan sebagai tempat berteduh bagi para muhajirin (sahabat-sahabat yang berhijrah) di kampung Quba. Kampung ini semula hanya berupa hamparan kebun Kurma. Konon Luas kebun kurma tersebut 5.000 meter persegi dan bangunan masjidnya seluas sekitar 1.200 meter persegi. Desain dan konsep model masjid tersebut dikerjakan oleh Rasulullah SAW.

Sejarah dan Keutamaan Masjid Quba

Usulan pendirian bangunan diterima dengan senang hati oleh para pengikut Rasulullah. Kemudian mereka bahu membahu mengumpulkan bebatuan dan disusun menjadi masjid. Bangunan tersebut sangat sederhana dan tidak terlalu besar namun bisa menjadi tempat berteduh dan mendirikan sholat. Saat siang terlindung dari sengatan matahari, saat malam terlindung dari dingin udara sehingga para sahabat bisa beristirahat dan sholat dengan tenang.

Rasulullah meletakkan batu pertama tepat di arah kiblatnya. Beliau turut serta memikul batu dan bekerja menyusun batu hingga membentuk pondasi dan dinding masjid. Ammar tampak dikisahkan paling rajin membangun masjid. Batu-batu besar dibawanya dengan cara mengikatkannya ke perut sehingga mempermudah pendirian masjid.

Masjid Quba memang sangat sederhana tetapi suadh memenuhi syarat untuk dimanfaatkan sebagai tempat beribadah. Masjid Quba memiliki runag persegi empat berdinding di sekelilingnya. Di sebelah utaranya terdapat serambi untuk tempat sholat. Dahulunya tiang ruangan ini terbuat dari pohon kurma dan atapnya terbuat dari pelepah kurma dan daun kurma yang direkatkan dengan tanah liat. Di tengah ruang terbuka di dalam masjid terpdat sebuah sumur sebagai sumber air untuk berwudhu. Di ruang terbuka yang disebut shan ini para jamaah bisa berwudhu dengan leluasa.

Masjid Quba dikenal sederhana namun kebersihannya selalu terjaga. Sirkulasi udara dan intensitas cahaya matahari cukup leluasa masuk ke dalam masjid. Seiring perkembangan zaman masjid yang terletak dengan jarak lima kilometer di sebelah tenggara kota Madinah direnovasi oleh Kerajaan Saudi. Salah satu renovasi besar-besaran tertulis dalam buku sejarah Madinah Munawwarah yang disusun oleh dr. Muhammad Ilyas Abudl Ghani. Renovasi besar pada tahun 1986 ini menghabiskan dana hingga 90 juta riyal Saudi sehingga masjid menjadi lebih luas dan mampu menampung hingga 20 ribu jamaah.

Keutamaan Beribadah Di Masjid Quba

Masjid Quba merupakan salah satu masjid penting di kota Madinah. Masjid terpenting di Madinah adalah masjid Nabawi dan masjid Quba merupakan masjid terpenting kedua di Madinah. Kedua masjid tersebut dibangun atas dasar ketaqwaan dan ketaatan kepada Allah dan Rasulnya.

Khusus Masjid Quba terdapat keutamaan yang diriwayatkan dalam beberapa hadits:

1. HR. Bukhari dan Muslim
“Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengunjungi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki atau mengendarai kendaraan tertentu. Kemudian beliau sholat sunnah dua rokaat di dalamnya”.

2. HR Ibnu Majah
Diriwayatkan dari Sahl bin Hunaif ra berkata “Rasulullah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba, lalu mendirikan shalat di sana maka ia akan mendapatkan pahala setara dengan pahala umroh”. Sholat yang dimaksudkan dalam redaksi hadits ini adalah termasuk sholat sunnah dan wajib

Saat ini masjid Quba termasuk salah satu tempat yang banyak di datangi oleh para jamaah haji dan umroh dari berbagai belahan dunia. Masjid bercar putih dengan empat menara ini tampak mempesona dengan kesederhanaannya. Di sekitar masjid Quba tampak rindang pohon kurma meski kini sebagian besar kebun kurma di Madinah tergerus oleh pembangunan.

Masjid Quba meiliki tiga pintu utama dan 16 pintu tambahan, tiga pintu utama berdaun pintu besar ini terdiri dari dua pintu utama untuk jamaah laki-laki dan satu pintu sebagai pintu masuk jamaah perempuan. Berseberangan dengan pintu khusus bagi jamaah laki-laki terdapat kompleks pemakaman yang berukuran 200 dan 500 meter persegi.

Pintu khusus bagi jamaah wanita terdapat di bagian belakang bangunan. Di bagian kanan merupakan tempat berwudhu dan kamr kecil. Pintu khusus bagi jamaah wanita berhadapan dengan jalan raya dan terletak lebih rendah dari bangunan utama masjid. Lokasi untuk tempat sholat jamaah wanita terbagi dua yaitu bagian kiri untuk wanita yang membawa anak-anak dan bagian kanan bagi wanita yang tidak membawa anak-anak. Dan terdapat petugas wanita yang mengawasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran.

Semoga kita semua di takdirkan Allah beribadah di masjid Quba madinah Al Munawwarah.. Aaamiiin

#ibstravelumroh #ibstour #ibs #promoumroh #jelajahdunia #trip #haji #umroh2018 #infohaji #infoumroh #umrah #masjidquba #nahdlatululama #barokahselamanya